
Delegasi UPN “Veteran” Yogyakarta yang terdiri dari Prof Dr Ir Sari Bahagiarti K., MSc, Dr. Ir. Sri Wuryani, M.Agr, Dr Ir. Rukmowati Brotojoyo, MSC, dan Aulia Puspitaningrum, SP, MP telah melaksanakan tugas dengan baik untuk berpartisipasi di dalam International Conference of Women Engineers and Scientists (ICWES) ke 15. Perhelatan ilmiah ini diselenggarakan oleh International Network of Women Engineers and Scientists (Inwes) di Adelaide Australia, tgl 18 sd 23 Juli 2011.
Dalam kesempatan tersebut, ibu Sri Wuryani disamping mempresentasikan hasil penelitian tentang “Shelf Life Predicting Model for Edible Coated Minimally Processed Mango”, juga diminta memaparkan mengenai permasalahan kesetaraan gender dalam pengembangan karir di bidang engineering dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Presentasi tersebut dilaksanakan di depan para pakar gender Unesco. Di sisi lain bu sari memaparkan tentang “Structure, Hydrogeology, and the Geothermal System of Mount Ungaran Area, Central Java, Indonesia”, bu Rukmo membahas tentang “Effectivity of Entomopathogenic Fungus Beauveria Bassiana to Control White Grup Lepidiota”, dan bu aulia mendiskusikan tentang “Study of Integrated Pest Management Application to Increase Yield, Quality and Income of the Coca Farmers in Kulon Progo, Yogyakarta, Indonesia”.
Icwes-15 dihadiri oleh sekitar 700 perempuan insinyur dan ilmuwan dari seluruh dunia. Meskipun demikian, tidak berarti bahwa pertemuan tersebut tertutup bagi pria, sebagaimana terjadi pada momentum tersebut yang dihadiri juga oleh beberapa pria. Icwes diselenggarakan dalam 3 tahunan. Tiga tahun yang akan datang, yaitu 2014, Icwes-16 akan dilaksanakan di Los Angeles USA, dan Indonesia, dalam hal ini UPN “Veteran” Yogyakarta, oleh presiden Inwes dinyatakan berpeluang untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Icwes ke 17 pada tahun 2017.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar